Pemerintah Diminta Pertimbangkan Kenaikan BBM

Posted: January 4, 2011 in Berita Dalam Negeri, Ekonomi

Anggota Komisi VII DPR RI, Romahurmuzy, menyatakan bahwa pemerintah harus membuka adanya kemungkinan untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam APBN-P 2011 mendatang karena adanya lonjakan harga minyak mentah dunia.

“Jika harga minyak di atas US$ 88 per barel, pemerintah harus membuka kemungkinan menaikkan BBM bersubsidi dlm APBN-P 2011,” ujar Rommy saat dihubungi hari ini (4/1).

Kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut, kata Rommy, dipertimbangkan dengan ketentuan pemerintah harus memonitor secara seksama perkembangan kenaikan harga minyak selama tiga bulan berturut-turut di awal tahun ini.”Jadi saya menyarankan kementerian ESDM monitor seksama ICP (Indonesia Crude Price) rata-rata utk Januari dan Februari 2011,” tuturnya.

Rommy memaparkan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang APBN jika terdapat kenaikan harga ICP lebih dari 10 persen asumsi makro, yaitu US$ 80 per barel, maka pemerintah dapat menaikkan harga BBM bersubsidi.

Mengenai pembatasan BBM, Rommy menekankan pemerintah tetap harus menepati jadwal yang telah ditetapkan dalam rapat koordinasi bersama  Desember lalu yaitu program pengendalian BBM bersubsidi dilaksanakan April 2011.

Seperti diketahui, harga minyak mentah dunia naik tinggi dalam beberapa bulan terakhir. Beberapa pengamat bahkan memperkirakan kenaikan harga minyak akan menyentuh angka US$ 100 per barel pada pertengahan tahun ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s